Pertanyaan yang dijawab
Menurut angka CIPA resmi, berapa stop kompensasi guncangan yang diklaim tiap bodi, dan apakah kondisi ujinya sebanding?
Standar CIPA DC-011 memang mewajibkan pabrikan mencantumkan kondisi uji (termasuk lensa yang dipakai) bersama angka stop -- itu sebabnya tiga angka di bawah tidak otomatis apel-ke-apel meski sama-sama "rating CIPA".
Angka "8 stop" Canon dan Nikon terlihat setara, tapi keduanya diukur dalam kondisi berbeda: rating Canon mengasumsikan lensa RF tertentu yang mendukung Coordinated IS terpasang, sementara rating Nikon spesifik untuk satu lensa referensi pada panjang fokus 120mm. Sony tidak mencantumkan kombinasi lensa khusus untuk angka 5,5 stop-nya.
Temuan kunci: rating CIPA tidak otomatis sebanding lintas merek tanpa memeriksa kondisi uji (lensa, mode kombinasi) yang menyertainya.
Secara mekanis, pengujian CIPA DC-011 memasang kamera di atas rig penggetar yang mereplikasi pola guncangan tangan manusia sungguhan (goyangan yaw dan pitch), lalu memotret target uji berulang kali di berbagai kecepatan rana -- dengan dan tanpa stabilisasi aktif -- sampai ditemukan kecepatan rana paling lambat yang hasilnya masih dianggap "cukup tajam" oleh panel penilai. Rating dalam stop adalah selisih antara kecepatan rana paling lambat yang masih tajam DENGAN stabilisasi, dibanding TANPA stabilisasi.
Sebagai ilustrasi (bukan hasil uji AansLaboratory sendiri): kalau aturan lama "1/panjang fokus" dipakai sebagai kecepatan rana aman tangan-kosong untuk lensa 50mm (kira-kira 1/50 detik), rating 5,5 stop secara teori bisa memperpanjang itu sampai sekitar 1 detik penuh (1/50 dikali 2 pangkat 5,5, kira-kira 45 kali lebih lambat) sebelum blur guncangan tangan mulai terlihat -- dengan asumsi kondisi ideal yang sama seperti waktu diuji CIPA. Di dunia nyata (napas, gerakan subjek, teknik pegang tangan) hasilnya hampir pasti lebih pendek dari itu.